DUTA PETANI MUDA

CREATIVE AND INOVATIVE AGRIPRENEUR

Aktivitas Para Duta Petani Muda 2014 - 2017


Setelah melalui Awarding Night “Young Farmers on Top” 19 November 2016, Muhammad Nasrul pulang kembali ke Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, dengan hati lapang. Tak terpilih sebagai Duta Petani Muda 2016, dia tetap bersemangat menjadi tempat belajar usaha pengolahan hasil perikanan bagi anak muda lain. Sepulang dari pelatihan Duta Petani Muda 2016, Cahaya Desa milik Nasrul terus menerima kunjungan belajar dari berbagai pihak. Sadar kini ia tak sendirian, Nasrul semakin bersemangat menjadi pembicara di berbagai acara dan forum anak muda untuk menyebarkan demam bertani.

Begitu pula yang dirasakan Maya Stolastika. Jatuh bangun merintis usaha pertanian Twelve’s Organic sejak 2008, Maya makin mantap melangkah menjadi petani masa depan. Ia menjadi narasumber di berbagai workshop dan forum, membina kelompok pemuda tani, dan tahun lalu terpilih menjadi presiden Aliansi Organik Indonesia.

Frisca Chairunnisa, salah satu finalis asal kota Padang, Sumatera barat, pun tak surut menyebarkan peluang dan asyiknya pertanian hidroponik. Ia menjadi mentor para mahasiswa jurusan pertanian untuk memulai usaha di sektor ini, membina komunitas yang bekerja langsung membantu pemasaran produk pertanian, hingga dipercaya oleh Badan Ketahanan Pangan Kota Padang menjadi pelatih hidroponik.

Kisah-kisah di atas hanyalah beberapa contoh berbagai aktivitas mempromosikan pertanian ke anak muda lain melalui berbagai kesempatan. Aktivitas kedutaan ini seolah telah menjadi panggilan bagi seluruh finalis, bukan hanya yang terpilih menjadi duta saja, untuk menyebarkan antusiasme memulai usaha agribisnis di kalangan anak muda. Oleh karena itu, tahun ini kami tidak lagi memilih Duta Petani Muda melainkan Duta Petani Muda Terbaik, karena semua finalis akhirnya menjadi duta petani muda.